Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Imbal Hasil Obligasi Pemerintah 10 Tahun Tiongkok
Monday, 13 January 2025 12:00 WIB | ASIA |Pasar Modal China

Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun Tiongkok naik menjadi sekitar 1,65%, karena Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mengumumkan rencana untuk menjual obligasi enam bulan senilai 60 miliar yuan di Hong Kong pada tanggal 15 Januari. Langkah ini merupakan penjualan terbesar sejak tahun 2018, yang bertujuan untuk menyerap likuiditas dari pasar dan mengurangi spekulasi terhadap yuan. Pengetatan likuiditas ini diperkirakan akan mendorong kenaikan suku bunga jangka pendek, sehingga menambah tekanan ke atas pada imbal hasil obligasi. Tindakan PBOC mencerminkan upaya berkelanjutannya untuk menstabilkan mata uang dan mengelola volatilitas di pasar.

Minggu lalu, PBOC secara tak terduga menghentikan pembelian obligasi karena kekurangan pasokan dan kekhawatiran ekonomi, dengan tujuan untuk melanjutkan berdasarkan kondisi pasar. Langkah ini dapat membantu memperlambat penurunan imbal hasil dan mempersempit kesenjangan suku bunga dengan AS. Sementara itu, data terbaru menunjukkan bahwa surplus perdagangan Tiongkok melonjak menjadi USD 104,84 miliar pada bulan Desember, menandai surplus terbesar sejak Februari, karena ekspor melonjak 10,7% tahun-ke-tahun, semuanya melampaui perkiraan.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Trading Economi

RELATED NEWS
Bursa Asia Jatuh Ikuti Koreksi Wall Street...
Friday, 21 November 2025 07:24 WIB

Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset berisiko...

Pasar Asia Menguat Bareng Wall Street...
Friday, 12 September 2025 07:36 WIB

Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat(12/9), mengikuti penguatan Wall Street semalam. Indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,41% setelah menyentuh rekor tertinggi baru pada Kamis, s...

Manufaktur Tiongkok Menyusut Dalam 3 Bulan Terakhir...
Monday, 30 June 2025 09:46 WIB

Data PMI Manufaktur NBS resmi Tiongkok meningkat menjadi 49,7 pada Juni 2025 dari 49,5 pada Mei, sesuai dengan ekspektasi pasar sekaligus menandai kontraksi bulan ketiga berturut-turut dalam aktivitas...

Sektor Jasa Tiongkok Capai Titik Tertinggi dalam 3 Bulan...
Monday, 31 March 2025 09:07 WIB

PMI Non-Manufaktur NBS resmi Tiongkok naik menjadi 50,8 pada Maret 2025, naik dari 50,4 pada Februari, menandai pembacaan tertinggi dalam tiga bulan dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 50,5. Indek...

Jelang Tarif Baru AS, Produksi Industri Jepang Naik Tajam dalam 11 Bulan...
Monday, 31 March 2025 07:48 WIB

Produksi industri Jepang tumbuh paling cepat dalam hampir setahun terakhir, karena produsen berupaya memenuhi permintaan yang kuat sebelum AS menerapkan tarif baru pada mobil dan suku cadang mobil. P...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS